Selidiki Kasus Curanmor, Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Temukan Dua Pemuda Bawa 11 Poket Sabu

Barang bukti milik kedua pelaku yang berhasil diamankan. (Polresta Samarinda).

Nexusnetmedia.id – Upaya penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang berujung pada pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu. Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pemuda berhasil diamankan di Jalan Kahoi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda pada Sabtu (27/12) malam.

Pengungkapan bermula saat personel Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang melaksanakan patroli dan penyelidikan curanmor di wilayah hukumnya. Saat melintas di Jalan Kahoi, petugas mencurigai sepeda motor yang ditumpangi dua orang pemuda karena gerak-geriknya yang tidak wajar. Kecurigaan tersebut mendorong petugas untuk melakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap kendaraan serta pengendaranya.

Kapolsek Sungai Kunjang AKP Ning Tyas Widyas Mita mengatakan, pada saat dilakukan pemeriksaan, salah satu pemuda kedapatan mengeluarkan sebuah bungkusan dari saku depan sebelah kanan yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan penggeledahan lebih lanjut, petugas menemukan 11 poket sabu dengan berat total 2,62 gram bruto.

Selain narkotika, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam iPhone dan satu unit sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi KT 5701 JZ sebagai barang bukti.

“Kedua pemuda yang diamankan masing-masing berinisial MNBS (31) dan FW (29). Berdasarkan keterangan awal, sabu tersebut diduga dibeli dengan harga Rp1,5 juta,” paparnya.

Kata dia, bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari kewaspadaan dan kejelian anggota di lapangan saat menjalankan tugas.

“Pengungkapan ini bermula dari kegiatan penyelidikan curanmor. Namun, berkat kejelian anggota di lapangan, justru berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika. Hal ini menunjukkan komitmen kami dalam memberantas segala bentuk tindak kriminal, khususnya peredaran narkoba di wilayah Sungai Kunjang,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *