Bukan Sekadar Tren, Menghirup ‘Whip Pink’ Bisa Picu Kelumpuhan hingga Kematian

Nexusnetmedia.id –Tabung logam berwarna merah muda kini tak hanya akrab di dapur bakery atau meja barista. Produk yang dikenal dengan nama Whip Pink atau nangs, yang sejatinya digunakan untuk membuat whipped cream, belakangan ramai dibicarakan di media sosial karena disalahgunakan sebagai sarana mencari sensasi euforia.

Tren “whipping” atau menghirup gas dari tabung tersebut mencuat setelah dikaitkan dengan dugaan kematian seorang influencer muda. Fenomena ini menyoroti sisi gelap Nitrous Oxide (N₂O), gas yang selama ini dikenal legal dan digunakan di dunia medis serta industri pangan, namun berpotensi berbahaya jika digunakan di luar peruntukannya.

Apa Sebenarnya Isi Whip Pink?

Melansir laman resmi BPOM, whipe Pink berisi Nitrous Oxide (N₂O), gas tidak berwarna dan tidak berasa yang dalam industri pangan dikenal dengan kode E942. Secara legal, N₂O digunakan dalam beberapa bidang, antara lain:

Masalah muncul ketika gas ini dihirup langsung tanpa oksigen pendamping, semata-mata untuk mengejar rasa “fly” atau euforia sesaat.

Secara farmakologis, N₂O bekerja cepat di sistem saraf pusat. Efek awalnya bisa berupa rasa ringan, rileks, hingga euforia. Namun di balik itu, terdapat risiko serius.

Saat dihirup, N₂O dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah dan memicu hipoksia, kondisi ketika jaringan tubuh kekurangan oksigen. Efek inilah yang membuat pengguna merasa pusing atau melayang, padahal sesungguhnya sel-sel otak sedang mengalami stres berat.

Dalam jangka pendek, pengguna berisiko mengalami pingsan mendadak, gangguan pernapasan, hingga serangan jantung. Dalam jangka panjang, bahayanya jauh lebih senyap.

Salah satu dampak paling berbahaya dari penyalahgunaan N₂O adalah kemampuannya merusak Vitamin B12, nutrisi penting bagi sistem saraf. Tanpa B12, selubung pelindung saraf bisa rusak, menyebabkan neuropati.

Gejalanya sering dimulai dari kesemutan di ujung jari, mati rasa, gangguan keseimbangan, hingga kelumpuhan permanen. Kerusakan ini tidak selalu bisa dipulihkan, bahkan dengan suplementasi B12 sekalipun.

Tren ini diperparah oleh media sosial. Banyak konten menampilkan penggunaan Whip Pink sebagai aktivitas seru dan “aman”, tanpa penjelasan soal dampak kesehatan jangka panjang. Minimnya literasi kesehatan membuat risiko tersebut terasa sepele, padahal konsekuensinya bisa fatal.

Data global juga menunjukkan peningkatan penggunaan N₂O untuk tujuan rekreasional. Survei Narkoba Global 2021 menempatkan N₂O sebagai salah satu zat rekreasional terpopuler di dunia, menandakan fenomena ini bukan isu lokal semata.

BPOM Buka Suara, Awasi Bareng BNN

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI akhirnya angkat bicara terkait viralnya Whip Pink. Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menegaskan pihaknya memberi perhatian serius terhadap penyalahgunaan nitrogen oksida di luar fungsi medis dan kuliner.

“Karena dia memberikan efek euforia dan ketergantungan, minimal ketergantungan psikologis. Kandungannya adalah nitrogen oksida, N₂O,” ujar Taruna saat ditemui di Gedung BPOM RI, dikutip dari detikcom, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, bahaya utama dari penyalahgunaan N₂O adalah terganggunya suplai oksigen dalam tubuh. Ketika kadar oksigen menurun, jaringan tubuh bisa mengalami iskemia, kondisi yang berpotensi berujung pada kematian.

“Terjadi iskemia. Iskemia itu orang akan merasa sakit. Dan akibat dari rasa sakit dan nyeri itu, ujung-ujungnya bisa meninggal,” jelasnya.

BPOM saat ini tengah melakukan evaluasi dan memperkuat pengawasan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian, Kementerian Kesehatan, serta instansi terkait lainnya.

Di Indonesia, N₂O memang tercatat sebagai bahan tambahan pangan yang diizinkan BPOM dan digunakan di dunia medis secara terbatas. Namun legalitas ini kerap disalahartikan sebagai izin penggunaan bebas.

Hingga kini, belum ada regulasi khusus yang secara tegas mengatur penyalahgunaan N₂O sebagai zat rekreasional. Celah ini membuat produk berbasis nitrogen oksida relatif mudah diakses, baik secara daring maupun luring, tanpa pengawasan ketat.

Belajar dari Negara Lain

Sejumlah negara telah lebih dulu bertindak. Inggris mengklasifikasikan N₂O sebagai zat terlarang untuk penggunaan non-medis. Belanda dan Prancis membatasi ketat distribusinya, sementara beberapa negara bagian di Australia dan Amerika Serikat menerapkan sanksi bagi penyalahgunaan rekreasional.

Langkah-langkah ini menunjukkan, zat dengan fungsi ganda memerlukan regulasi tambahan agar tidak disalahgunakan.

Sumber: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 118880681

article 118880682

article 118880683

article 118880684

article 118880685

article 118880686

article 118880687

article 118880688

article 118880689

article 118880690

article 118880691

article 118880692

article 118880693

article 118880694

article 118880695

article 118880696

article 118880697

article 118880698

article 118880699

article 118880700

berita 128000731

berita 128000732

berita 128000733

berita 128000734

berita 128000735

berita 128000736

berita 128000737

berita 128000738

berita 128000739

berita 128000740

berita 128000741

berita 128000742

berita 128000743

berita 128000744

berita 128000745

berita 128000746

berita 128000747

berita 128000748

berita 128000749

berita 128000750

berita 128000751

berita 128000752

berita 128000753

berita 128000754

berita 128000755

berita 128000756

berita 128000757

berita 128000758

berita 128000759

berita 128000760

article 128000761

article 128000762

article 128000763

article 128000764

article 128000765

article 128000766

article 128000767

article 128000768

article 128000769

article 128000770

artikel 128000826

artikel 128000827

artikel 128000828

artikel 128000829

artikel 128000830

artikel 128000831

artikel 128000832

artikel 128000833

artikel 128000834

artikel 128000835

artikel 128000836

artikel 128000837

artikel 128000838

artikel 128000839

artikel 128000840

artikel 128000841

artikel 128000842

artikel 128000843

artikel 128000844

artikel 128000845

artikel 128000846

artikel 128000847

artikel 128000848

artikel 128000849

artikel 128000850

artikel 128000851

artikel 128000852

artikel 128000853

artikel 128000854

artikel 128000855

post 128000856

post 128000857

post 128000858

post 128000859

post 128000860

post 128000861

post 128000862

post 128000863

post 128000864

post 128000865

post 128000866

post 128000867

post 128000868

post 128000869

post 128000870

post 128000871

post 128000872

post 128000873

post 128000874

post 128000875

story 138000836

story 138000837

story 138000838

story 138000839

story 138000840

story 138000841

story 138000842

story 138000843

story 138000844

story 138000845

story 138000846

story 138000847

story 138000848

story 138000849

story 138000850

story 138000851

story 138000852

story 138000853

story 138000854

story 138000855

story 138000856

story 138000857

story 138000858

story 138000859

story 138000860

story 138000861

story 138000862

story 138000863

story 138000864

story 138000865

post 138000866

post 138000867

post 138000868

post 138000869

post 138000870

post 138000871

post 138000872

post 138000873

post 138000874

post 138000875

post 138000876

post 138000877

post 138000878

post 138000879

post 138000880

post 138000881

post 138000882

post 138000883

post 138000884

post 138000885

journal-228000381

journal-228000382

journal-228000383

journal-228000384

journal-228000385

journal-228000386

journal-228000387

journal-228000388

journal-228000389

journal-228000390

journal-228000391

journal-228000392

journal-228000393

journal-228000394

journal-228000395

journal-228000396

journal-228000397

journal-228000398

journal-228000399

journal-228000400

journal-228000401

journal-228000402

journal-228000403

journal-228000404

journal-228000405

journal-228000406

journal-228000407

journal-228000408

journal-228000409

journal-228000410

journal-228000411

journal-228000412

journal-228000413

journal-228000414

journal-228000415

journal-228000416

journal-228000417

journal-228000418

journal-228000419

journal-228000420

journal-228000421

journal-228000422

journal-228000423

journal-228000424

journal-228000425

journal-228000426

journal-228000427

journal-228000428

journal-228000429

journal-228000430

journal-228000431

journal-228000432

journal-228000433

journal-228000434

journal-228000435

journal-228000436

journal-228000437

journal-228000438

journal-228000439

journal-228000440

journal-228000441

journal-228000442

journal-228000443

journal-228000444

journal-228000445

journal-228000446

journal-228000447

journal-228000448

journal-228000449

journal-228000450

article 228000426

article 228000427

article 228000428

article 228000429

article 228000430

article 228000431

article 228000432

article 228000433

article 228000434

article 228000435

article 228000436

article 228000437

article 228000438

article 228000439

article 228000440

article 228000441

article 228000442

article 228000443

article 228000444

article 228000445

article 228000446

article 228000447

article 228000448

article 228000449

article 228000450

article 228000451

article 228000452

article 228000453

article 228000454

article 228000455

update 238000507

update 238000508

update 238000509

update 238000510

update 238000511

update 238000512

update 238000513

update 238000514

update 238000515

update 238000516

update 238000517

update 238000518

update 238000519

update 238000520

update 238000521

update 238000522

update 238000523

update 238000524

update 238000525

update 238000526

update 238000527

update 238000528

update 238000529

update 238000530

update 238000531

update 238000532

update 238000533

update 238000534

update 238000535

update 238000536

update 238000537

update 238000538

update 238000539

update 238000540

update 238000541

post 238000541

post 238000542

post 238000543

post 238000544

post 238000545

post 238000546

post 238000547

post 238000548

post 238000549

post 238000550

post 238000551

post 238000552

post 238000553

post 238000554

post 238000555

post 238000556

post 238000557

post 238000558

post 238000559

post 238000560

news-1701