Nexusnetmedia.id – Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam sebuah parit di kawasan Jalan Gerilya Gang Mandiri RT 110, Sungai Pinang Dalam, Samarinda, Kamis (8/1/2026).
Bayi malang tersebut diduga sengaja di buang ibunya setelah dilahirkan. Pasalnya, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dengan tapi pusat masih melekat dan tanpa pakaian.
Mariatin (39) merupakan saksi mata menerangkan, saat dia tiba di lokasi, kondisi sekitar sudah dipenuhi warga. Bayi itu sedang digendong oleh seorang ibu sebelum akhirnya dibersihkan dan segera dibawa ke bidan terdekat.
“Awalnya sudah banyak orang. Bayinya digendong, lalu mau dibersihkan. Saya bilang jangan lama-lama, langsung saja dibawa ke bidan,” kata Mariatin.
Menurut dia, kondisi bayi saat ditemukan tergolong sehat meski masih dipenuhi pasir dan semut di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala dan mulut. Tali pusar atau ari-ari bayi juga masih lengkap dan darah terlihat masih basah.
“Bayinya sehat, tapi masih banyak pasir, ada semut. Ari-arinya lengkap, darahnya masih basah, jadi kelihatannya baru lahir,” ujar Mariatin.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan di parit samping rumah warga, tanpa pakaian dan tanpa perlengkapan apa pun. Setelah dibersihkan seadanya, bayi langsung dilarikan ke bidan karena sempat terlihat gemetar.
Sementara itu, Ketua RT 110 Sungai Pinang Dalam, Nuril Fahmi, menyebut penemuan bayi terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Awalnya, warga mengira suara tangisan yang terdengar berasal dari anak kecil di sekitar rumah warganya.
“Kurang lebih jam 6 subuh ditemukan. Awalnya dikira suara anak kecil, tapi setelah ramai ternyata ada bayi di parit,” kata Nuril.
“Masih lengkap ari-arinya, tidak ada pakaian sama sekali. Kepalanya juga masih ada pasir,” ujar Nuril menegaskan.
Setelah ditemukan, bayi segera dibersihkan oleh warga dan dibawa ke Klinik Aminah Amin di sekitar, untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi masih menyelidiki kasus penemuan bayi ini.












