Nexusnetmedia.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menghadiri kegiatan bedah buku bertajuk Hukum Kedokteran dan Bioetika dalam Praktik Medis karya Andi Sofyan Hasdam. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Kaltimtara Prioritas Samarinda pada Ahad (15/2) malam dan berlangsung dengan penuh antusiasme dari kalangan akademisi, tenaga medis, serta organisasi profesi.
Ditemui PPID, Bunda Neni -sapaan akrab Wali Kota Bontang- yang juga berlatar belakang sebagai dokter menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut. Menurutnya, buku yang mengupas aspek hukum kedokteran dan bioetika ini sangat relevan dengan dinamika praktik medis saat ini, yang menuntut profesionalisme sekaligus kepatuhan terhadap regulasi dan nilai-nilai etik.
“Sebagai seorang dokter, saya melihat buku ini menjadi referensi penting bagi tenaga medis dalam memahami batasan hukum dan pertimbangan etik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan dunia kesehatan yang semakin kompleks menuntut para praktisi medis untuk tidak hanya menguasai kompetensi klinis, tetapi juga memahami aspek hukum dan bioetika agar terhindar dari persoalan hukum serta tetap menjunjung tinggi keselamatan pasien.
Sementara itu, Andi Sofyan Hasdam yang juga menjabat sebagai Ketua Komite I DPD RI menjelaskan bahwa buku tersebut disusun sebagai kontribusi pemikiran untuk memperkuat pemahaman para tenaga kesehatan terhadap regulasi serta tanggung jawab moral dalam praktik kedokteran. Ia berharap, buku ini dapat menjadi rujukan akademik maupun praktis bagi dokter, mahasiswa kedokteran, dan pemangku kebijakan di bidang kesehatan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis buku oleh Andi Sofyan Hasdam kepada sejumlah perwakilan perguruan tinggi di Kalimantan Timur, yakni Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI), Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU), Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda (UNTAG 1945), serta Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda (UWGM).
Penyerahan buku ini diharapkan dapat memperkaya literatur akademik di lingkungan kampus, khususnya bagi mahasiswa fakultas kedokteran, hukum, dan kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong penguatan kajian hukum kedokteran dan bioetika di dunia pendidikan tinggi.












