NEXUSNETMEDIA.ID, INTERNATIONAL – Akhir September 2024 ini adalah konflik paling mematikan dalam hampir 20 tahun terakhir di Lebanon. Dilansir dari BBCNEWS, Sebanyak 1.645 orang terluka dan Menteri Kesehatan Lebanon Firass Abiad mengatakan ribuan keluarga mengungsi.
Israel mengeklaim bahwa mereka menargetkan infrastruktur tempur yang dibangun Hizbullah. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyatakan kekhawatirannya atas ketegangan yang meningkat dan mengatakan ia tidak ingin Lebanon bernasib sama seperti Gaza.
Kepala urusan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan “eskalasi tersebut sangat berbahaya dan mengkhawatirkan”, seraya menambahkan “kita hampir berada dalam perang besar-besaran”.
Hingga saat ini keadaan di Timur Tengah semakin kacau balau dan menghawatirkan, berbagai petinggi dunia menyatakan harapan, semoga konflik ini segera berakhir dan tidak menjadi ekskalasi perang besar-besaran yang dapat memicu perang dunia ke-3. (**)










