Timur Tengah Makin Memanas, Akankah Terjadi Perang Berskala Besar?

NEXUSNETMEDIA.ID, INTERNATIONAL – Keadaan Timur Tengah yang akhir-akhir ini semakin memanas, tak pelak membuat keadaan dunia internasional kian mencekam. Dari rentetan kejadian perang-perang kecil antar negara pekan-pekan ini, tampaknya kian waktu semakin meluas.

Keadaan Palestina yang terus mendapatkan intimidasi laksana “apartheid” yang bermakna umum penghancuran etnis ini tampak meluas oleh karena mendapatkan pembelaan dari beberapa negara serumpun.

Israel yang tak henti-hentinya melakukan penyerangan ke Palestina, tak ayal akhirnya mendapatkan serangan dari Lebanon. Namun Israel melakukan pembalasan terhadap penyerangan itu minggu lalu.

Belum berakhir pembalasan yang dilakukan oleh Israel ke Lebanon, kini Iran ikut andil mengambil peranan melakukan pembelaan dengan mengirim ratusan roket ke Israel. Menurut sumber Israel penyerangan tersebut tak bermakna karena negara Yahudi tersebut mampu membendung serangan Iran, dan hanya menimbulkan satu korban jiwa, itupun hanya seorang anak sekolah akibat tempat yang hancur adalah sebuah sekolah.

Namun dikutip dari sumber Iran sendiri, Israel memang berhasil membendung sebagian kecil roket yang dikirim ke wilayah militer di Tel Aviv, akan tetapi sebagian besar roket berhasil menghancurkan berbagai tempat-tempat strategis di kota tersebut termasuk bandara, pasalnya Iron Dome yang merupakan alat pertahanan Israel tampaknya tak berfungsi dengan baik.

Beredar di media sosial proses penguburan massal oleh pihak Israel yang tak dapat lagi ditutup-tutupi, karena telah meluas di berbagai platform di media internet. Tampak warga Israel kini berduka dan merasakan penderitaan yang akhirnya mereka derita akibat ulah elit pemerintahan mereka yang selama puluhan tahun melakukan genosida terhadap warga Palestina.

Benjamin Netanyahu dalam pidatonya beberapa hari lalu menyatakan akan membalas serangan Iran dengan menargetkan sumber minyak dan daerah strategis Iran, namun pihak Iran menyatakan telah siap dan akan memberikan perlawanan serta dampak yang dijanjikan akan jauh lebih besar dan lebih buruk.

Nampaknya negara-negara Arab mulai bersatu meskipun belum sepenuhnya. Perang Liga Arab melawan Israel memang pernah terjadi pada tahun 1973, dimana masa itu bangsa Arab tak dapat memenangkan peperangan tersebut, akhirnya mereka harus menelan kekalahan dari dominasi kaum Israel yang di dukung Inggris dan sekutunya.

Namun kali ini, tampaknya kekuatan bangsa Arab sudah mulai berkembang dari segi kemiliteran, sehingga tak lagi gentar dengan Israel meski mendapatkan dukungan dari sebagian negara Eropa.

Menurut Presiden Rusia Vladirimir Putin, saat menanggapi prihal konflik yang melebar ke Iran dan Israel, ia mengatakan “Iran berhak membela diri” dalam hal mempertahankan negaranya.

Sampai berita ini diturunkan, nampak keadaan konflik di jazirah tersebut masih mencekam, entah siapa lagi yang akan menyerang terlebih dahulu. Semoga misi perdamaian bisa terwujud dalam waktu dekat, sebab bila terjadi perang skala besar, maka bisa jadi perang dunia ke-3 tak lagi bisa terhindarkan (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *