Nexusnetmedianet.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Tanjung Laut Indah digelar di BPU Kelurahan, Rabu (21/1) pagi, dengan tema “Penguatan Daya Saing SDM, Ekonomi Kerakyatan dan Infrastruktur yang Mendukung Investasi”. Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM (PKSDM) Setda Kota Bontang, Lukman.
Wali Kota Bontang menegaskan Musrenbang kelurahan merupakan forum strategis yang memiliki dasar hukum kuat dan menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
“Musrenbang kelurahan menjadi wadah untuk menghimpun dan menyepakati aspirasi masyarakat agar pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
Menurut Wali Kota, melalui Musrenbang pemerintah menetapkan skala prioritas pembangunan yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, yang selanjutnya akan diselaraskan hingga tingkat kecamatan dan pemerintah daerah.
Sejalan dengan RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kota Bontang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sektor kesehatan, angka stunting berhasil ditekan dari 27,4 persen pada 2023 menjadi 17,44 persen pada 2025. Sementara di sektor sosial, Pemkot meningkatkan insentif bagi ketua RT, kader, guru, dan tokoh agama serta berhasil mencapai target nol kemiskinan ekstrem.
Di bidang infrastruktur, pemerintah terus memperkuat penanganan banjir melalui pembangunan drainase, turap penahan banjir rob, kolam retensi Polder Bontang Kuala, serta perencanaan Polder Tanjung Laut.
Sementara itu, Lurah Tanjung Laut Indah, Ardiansyah, menyampaikan bahwa rembug RT telah menghasilkan 110 usulan pembangunan. Kegiatan ini dihadiri anggota DPRD Komisi A M. Yusuf, jajaran OPD, Plt Camat Bontang Selatan, serta para lurah di wilayah Bontang Selatan.












