Nexusnetmedia.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Kaman bergerak cepat menangani peristiwa kecelakaan air berupa tenggelamnya sebuah kapal feri motor di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di RT 10 Desa Muara Kaman Ilir, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (21/1/2026) siang.
Kapolsek Muara Kaman, IPTU Gede Wijaya, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Usai menerima laporan, personel Polsek Muara Kaman segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi kapal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kapal feri motor bermesin tempel 10 PK milik seorang warga berinisial R (45), yang saat itu dikemudikan sendiri oleh pemiliknya, tenggelam setelah dihantam gelombang besar dari arah berlawanan. Gelombang tersebut berasal dari sisi kiri Kapal Tagboat MTS 32 yang melintas di lokasi kejadian.
“Hantaman gelombang menyebabkan air masuk ke dalam lambung kapal. Kondisi ini diperparah dengan arus Sungai Mahakam yang cukup deras akibat luapan air,” jelas IPTU Gede Wijaya.
Mengetahui kapal mulai tenggelam, motoris feri segera melepaskan tali ikatan dari kapal tagboat. Tak berselang lama, sejumlah rekan sesama motoris feri datang memberikan bantuan sehingga kapal berhasil ditarik dan dievakuasi ke tepi sungai.
“Anggota kami langsung turun ke lapangan untuk mengamankan tempat kejadian perkara, membantu evakuasi, serta melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan dari korban maupun saksi,” ujar IPTU Gede Wijaya.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa dan motoris kapal feri dinyatakan selamat. Namun, kerugian materiil akibat tenggelamnya kapal dan muatan ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Kapolsek Muara Kaman mengimbau seluruh pengguna transportasi air di Sungai Mahakam agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi arus sungai deras dan lalu lintas kapal padat, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, serta aktivitas masyarakat di sekitar perairan Sungai Mahakam telah kembali berjalan normal.












