BONTANG – Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Bontang (PP HMB) periode 2024-2026 resmi dikukuhkan, Selasa (13/5/2025). Pengukuhan berlangsung di Auditorium Taman Tiga Dimensi Jalan Awang Long, yang turut dirangkai dengan diskusi publik bertemakan “Proyeksi Arah Kebijakan Pendidikan Pemerintah Kota Bontang 2025-2030”.
Dalam sambutannya usai dilantik, Ketua PP HMB, Supiansyah menyampaikan bila mahasiswa dalam konteks kepemudaan, memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Mahasiswa, kata dia, mempunyai kapasitas intelektual untuk menyambut masa depan sebagai regenerasi para pemimpin saat ini. Untuk itu, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) harus senantiasa dilakukan.
“HMB se-Indonesia akan menjadi mitra strategis dan kritis Pemkot Bontang. Sinergi dengan OKP (Organisasi Kepemudaan) lain juga kami harapkan agar Indonesia emas bisa terwujud di 2045,” ucapnya.
PP HMB 2024-2046 dikukuhkan Wali Kota Bontang yang diwakili Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Saparudin. Dalam sambutannya, Ia mengucapkan selamat kepada segenap pengurus PP HMB yang baru saja dilantik. Dirinya berharap, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi bentuk peneguhan komitmen, amanah, dan tanggung jawab sebagai generasi muda Bontang yang berkontribusi nyata untuk kemajuan daerah.
“Selamat menjalankan amanah. Semoga ke depan HMB semakin solid, aktif, dan mampu menjadi mitra kritis sekaligus solutif bagi Pemkot Bontang dalam berbagai bidang khususnya dalam isu-isu strategis seperti pendidikan dan pembangunan SDM,” pesannya.
Wali Kota, kata Saparudin, juga mengapresiasi terlaksananya diskusi publik yang mengangkat tema tentang pendidikan. Sebab saat ini, Pemkot Bontang sedang mendorong kecepatan transformasi sosial yang dilakukan dalam rangka mewujudkan SDM yang berdaya saing dan sejahtera.
“Ini merupakan pondasi utama dalam menciptakan masyarakat sejahtera dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan agar masyarakat Bontang lebih siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya. (*)












