NEXUSNETMEDIA.ID, BONTANG – Dalam dunia kerja, tentu seseorang harus menjalankan tugasnya dengan profesional dan serius, namun ada istilah “serius tapi santai”. Begitulah sosok Walikota Bontang, Basri Rase yang akrab disapa “Sang Komandan.” Dalam sebuah momen beberapa hari lalu tertangkap kamera sedang santuy (red) dimana ia tampak tengah bercanda dan tertawa bersama seorang bawahannya.
Momen yang terlihat sangat akrab tersebut memang merupakan gaya Basri Rase dalam memimpin, tegas, lugas, namun tidak tegang. Ia sendiri kerap bercanda dalam berbagai momen, baik saat diatas mimbar, termasuk saat selesai melaksanakan acara seperti upacara atau apel pagi. Urusan kerja bisa didiskusikan atau bahkan diselesaikan dimana saja.
Disisi lain, iapun sering bercanda dengan warga dan masyarakat saat bersua dan bertatap muka, maka tak salah bila Walikota Incumbent ini memberikan slogan “Harmoni & Humanis” dalam pelaksanaan visi misinya. Sebab dirinya memang sangat mengutamakan keakraban bermasyarakat maupun dalam sistem pengelolaan pelayanan pemerintahan yang ia pimpin.
Karakteristik kepemimpinannya memang tak patut lagi dipertanyakan, sebab ia lahir dari seorang aktifis, yang dalam kehidupannya sibuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Bontang bahkan sejak tahun 2000an. Selain bekerja sebagai karyawan, ia dulunya adalah seorang yang aktif dalam Lembaga Swadaya Masyarakat hingga Serikat Buruh.
Baginya pencitraan tidaklah terlalu penting, yang terpenting adalah berbuat untuk orang banyak, dan biarlah waktu yang menunjukkan hasil. Dalam salah satu statemennya ia pernah mengatakan “Bukan Saatnya Basa Basi, Terutama Terhadap Sesuatu Yang Sudah Basi.” Kalimatnya tersebut menyiratkan tentang pentingnya berbuat, tanpa banyak membahas masa lalu, yang sudah ya sudah, dicukupkan saja, dan kedepannya kita mesti berjuang untuk melanjutkan sesuatu yang hebat menjadi semakin hebat.
Pada periode sebelumnya ia memimpin sebagai Walikota Bontang, dirinya pernah membuat jargon “Bontang Hebat”, maka Periode ini, ia memantapkan slogan “Bontang Semakin Hebat” sebagai bentuk optimisme untuk berbuat yang lebih baik lagi bagi masyarakat Bontang. (*)












