Empat Bulan Insentif Penggiat Agama di Bontang Mandek

Counting money

Nexusnetmedia.id – Memasuki pertengahan tahun ini, insentif bagi penggiat agama belum diterima. Salah satu tokoh agama di Kota Bontang mengatakan khusus tahun ini hanya dua bulan yang sudah disalurkan yaitu Januari dan Februari.

“Setelah itu kami belum mendapatkan hingga sekarang,” kata tokoh agama yang enggan menyebutkan namanya.

Ia berharap pendistribusian insentif ini segera dilakukan. Mengingat ada kebutuhan yang diperlukan oleh tokoh agama. Berdasarkan pengakuannya pada dua bulan awal tersebut nominal yang didapatkan yakni Rp1,1 juta.

“Tetapi informasi yang diterima sesuai dengan program kepala daerah terpilih ini nanti menjadi Rp2 juta. Tetapi hitungannya mulai kapan belum tahu,” ucapnya.

Pun demikian dengan guru mengaji dan sabat. Bahkan insentif belum diperoleh sejak Januari. Berdasarkan nominal sebelumnya tiap orang memperoleh Rp300 ribu per bulannya.

Media ini sudah berupaya meminta konfirmasi kepada Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlynawati. Namun hingga berita ini ditulis komunikasi belum tersambung. Akan tetapi salah satu staf di Setkot Bontang menyebut bahwa di sistem pencairan sudah dilakukan.

“Tetapi pihak bank menolak karena ada rekening yang sudah tidak aktif,” tutur dia.

Sebelumnya Neni Moerniaeni dan Agus Haris menjanjikan untuk insentif penggiat agama menjadi Rp2 juta. Mulai dari guru mengaji, imam masjid, marbot, mubalig, pendeta, pastor, guru sekolah minggu, biksu, hingga pandita. Ketentuannya proses peningkatan dilakukan secara berkala menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *